S E N D I R I

Sendiri….

Kususuri Lorong Keramaian Sendiri # Kudapati Sepasang manusia Tak Sendiri # Di tiap pojok Tiada Kesendirian # dan Aku Hanya Sendiri…

Bebas Berkelana, tiada yang Peduli # TIdak Terikat # Bebas tentukan Arah dan Pilihan # Tak Satu Pun Membenci # apalagi MencInta # Itulah Kesendirian

Bahagia Kutemukan di dalamnya # Tak Sedikit Menghiasi Lembar Hidupku # Karena Ku Terlahir Sendiri # Sebagaimana Kelak Ku Pasti Kembali Sendiri…

Aku Enggan Keramaian # Ku Tak Ingin Berduan # Hidup Bersama Penuh Pertimbangan # Karena Aku Ingin Sendiri # Hidup Sendiri…

 

Setiap Hari ……

Ku Tatap Alam Tak Sendiri # Berjuta Pasang Tercipta # Ada Langit Bawanya Bumi # Siang Berganti Malam # Indahnya Bulan Ditemani Sang Bintang # DErasnya HUjan Redah Oleh Kilau Pelangi # Bahkan Sepinya lelaki Ribut Karena Wanita..ehm…

Bercerminlah Pada Diri….

Tangan Tercipta Berpasangan # Kaki Kiri dan Kanan # Ada Suka lawannya Duka # Tangis dan Tawa menghiasi # Bahkan Allah Menciptakan Manusia Berpasang-pasangan # Masikah Ku Ingin Sendiri???

 

Sendiri….                                                                                                                                                                                                               

 Benarkah ini Inginku???

Atau Hanya Sebuah pelarian

Dari Ketidak Siapan Pujaan Hati

Atau Ketakutan Trauma Masa lalu

 

Aaaaaaa…h…

Ku Masih Ingin Tetap sendiri

Walau Aku Iri dengan KetidakSendirian

….. Kawan ….

Akankah … Tuk Mencintai Kesendirian

Aku Harus Membenci KetidakSendirian

 

Tidak ………….

Aku Bohong,

Aku Butuh Orang Lain

Aku Ingin Berbagi

Aku Sepi dengan Kesendirian

 

Zal … Zal … Zal

Teruslah menanti …

Hingga Sesal Tak Tertawar Lagi ****

Leave a Reply